Showing posts with label OS. Show all posts
Showing posts with label OS. Show all posts

Thursday, 3 December 2015

Cara mendeteksi Virus pada OS Linux dengan rkhunter

kangen menulis artikel dan di unggah di blogger ,oh iya sekalian aku mau berbagi tentang VIRUS di OS linux dan cara pencegahan kalian semua sudah tau belum Os linux itu ada Virusnya pasti tau tapi memang masih sangat minim sekali tapi siapa tau minim virusnya tapi virus canggih nah untuk itu saya berbagi informasi tentang VIRUS di OS Linux langsung saja.
Rootkit pada Linux cukup banyak jenisnya dan beragam, biasanya digunakan oleh pada cracker untuk mengambil alih login root anda. Didalam OS Windows untuk mengaudit security yang ada di PC kita dapat menggunakan software GFI LanGuard, tapi sayang software ini berbayar dan harganya pun cukup mahal.
(www.gfi.com/languard/).
mendeteksi virus dari OS linux
savety your OS
Di Linux anda dapat menggunakan rkhunter, Ada beberapa program yang bisa dipakai untuk mendeteksi adanya rootkit pada system. Rootkit detector kit, chkrootkit dan Rkhunter adalah contoh yang bisa digunakan.
"rkhunter" ini gratis anda dapatkan di : www.rootkit.nl/projects/rootkit_hunter.html.
Untuk OS debian dan ubuntu, dll dapat langsung mengunduh langsung dari repositori yang ada :
ubuntu :
$ sudo apt­get install rkhunter
atau melalui synaptic :
Menu System – Administration – Synaptics Package Manager
Jika menginstall manual dapat mengikuti langkah berikut :
# tar ­xvzf rkhunter.tgz
# cd rkhunter
# # ls
files installer.sh
#
jalankan installer nya :
#./installer.sh
Tunggu sampai proses instalasi selesai.
Setalah selesai dengan install maka pertama kali kita harus mengupdate rkhunter tersebut
terlebih dahulu agar dapat mengenali rootkit terbaru yang ada.


# rkhunter ­­update
(Untuk mengupdate database rootkit terbaru)
Untuk menjalankannya dapat melihat file help yang ada :
# rkhunter ­­help
Usage: rkhunter {­­check | ­­update | ­­propupd | ­­versioncheck |
                 ­­list [tests | languages | rootkits] |
                 ­­version | ­­help} [options]
dari option diatas untuk menjalankannya ketik perintah :
# rkhunter ­c
tunggu sampai dia selesai mengecek system kita, jika ada konfirmasi untuk melanjutkan tekan tombol “ENTER”
Berikut capture nya :
Dari hasil resume yang diberikan kita dapat melihat apakah System Linux kita sudah aman, hasil resume ini juga memberitahukan rootkit yang terdeteksi dan suspect file yang ada.
JADI.. jangan lupa untuk selalu mengamankan sistem anda, jangan sampai terlena bahwa sistem yang anda miliki sudah pasti aman karena bukan dari keluarga Windows, namun hal tersebut pun
tidaklah salah :) "rkhunter" pun akan menampilkan hasil akhir sehingga kita bisa tahu dimana sistem kita memiliki hole / bugs yang mungkin saja itu merupakan jalan masuk bagi intruder / aksi hacker
yang tidak bertanggung jawab.

Tunggu apalagi segera SCAN sistem operasi anda.

Wednesday, 2 December 2015

Proteksi Server Linux dari IP Spoofing, Flooding dan Rootkit

Para pecinta LINUX mungkin pernah kesal dengan program yang mengganggu seperti spyware, malware maupun virus yang sangat menjengkelkan dan bahkan lebih parah lagi dapat merusak data-data yang ada pada komputer. Namun hal ini hanya terjadi pada keluarga OS Windows saja, bersyukurlah bila kita menggunakan Linux :) yang tidak pakai OS Linux tetap bersyukur punya Laptop yang tidak punya laptop MATI saja yang belum punya silahkan download di GOOGLE banyak. Ada satu perbandingan yang sangat menarik menurut saya. Silahkan coba install 2 OS yaitu Windows yang masih fresh alias masih perawan ,belum di install apapun juga termasuk patch, dan Linux yang juga fresh alias masih perawan dan belum tersentuh patch. Lalu anda hubungkan ke Internet..., lihat siapa duluan yang di install ulang. pasti tahu jawabannya. Sistem Operasi tidak selalu aman dari berbagai gangguan (termasuk Linux) yang dapat membahayakan data­data yang ada. Seperti pada OS Windows bahwa Linux juga memerlukan perhatian yang extra dalam masalah security. Walaupun linux secara default sudah tentu lebih aman dibandingkan Windows. 
proteksi OS linux dari spoofing , flooding dan rootkit
Linux Security Button

Di Linux juga tidak menutup kemungkinan memiliki celah keamanan yang cukup membahayakan. seperti virus (namun jumlahnya sangat minim), rootkit (semacam program untuk mengambil alih root kita). flooding (pengiriman traffic besar diluar batas atau dikenal DDoS), Spoofing (menduplikat IP), dll Untuk itu disini saya akan menjelaskan sedikit tips bagaimana cara untuk mengamankan OS Linux kita dari serangan flooding dan IP spoffing serta bagaimana mengaudit Linux kita dari hal­hal yang membahayakan seperti rootkit yang ada. Untuk menjegahnya kita hanya perlu mengkatifkan option TCP/IP SYN cookies dan Spoof protection (rp_filter). File tersebut berada di “/etc/sysctl.conf”
# cat /etc/sysctl.conf
#
# /etc/sysctl.conf ­ Configuration file for setting system variables
# See sysctl.conf (5) for information.
#
#kernel.domainname = example.com
#net/ipv4/icmp_echo_ignore_broadcasts=1
# the following stops low­level messages on console
kernel.printk = 4 4 1 7
# enable /proc/$pid/maps privacy so that memory relocations are not
# visible to other users.
kernel.maps_protect = 1
##############################################################3
# Functions previously found in netbase
#
# Uncomment the next line to enable Spoof protection (reverse­path filter)
#net.ipv4.conf.default.rp_filter=1
# Uncomment the next line to enable TCP/IP SYN cookies
#net.ipv4.tcp_syncookies=1
# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv4
#net.ipv4.conf.default.forwarding=1
# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv6
#net.ipv6.conf.default.forwarding=1
Secara default pertama kali instalasi pada baris net.ipv4.tcp_syncookies=1 dan
net.ipv4.conf.default.rp_filter=1 masih dalam keadaan tidak aktif. Untuk mengaktifkannya
tinggal membuang tanda # di depannya dan kemudian simpan.
$ sudo gedit /etc/sysctl.conf
lalu edit dan simpan kembali
Untuk melalui konsole yang lain dapat menggunakan text editor lewat konsole seperti mc, vi,
maupun joe, dll.
Sekarang isi dari sysctl.conf anda jadi seperti ini :
# /etc/sysctl.conf ­ Configuration file for setting system variables
# See sysctl.conf (5) for information.
#
#kernel.domainname = example.com
#net/ipv4/icmp_echo_ignore_broadcasts=1
# the following stops low­level messages on console
kernel.printk = 4 4 1 7
# enable /proc/$pid/maps privacy so that memory relocations are not
# visible to other users.
kernel.maps_protect = 1
##############################################################3
# Functions previously found in netbase
#
# Uncomment the next line to enable Spoof protection (reverse­path filter)
net.ipv4.conf.default.rp_filter=1
# Uncomment the next line to enable TCP/IP SYN cookies
net.ipv4.tcp_syncookies=1
# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv4
#net.ipv4.conf.default.forwarding=1
# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv6
#net.ipv6.conf.default.forwarding=1
Cukup mudah bukan... :)
tinggal anda restart PC anda dan kemudian modul tersebut akan otomatis jalan pada kernel
anda.